Page Nav

HIDE

Pages

Breaking News:

latest

Ads Place

Bela Hary Tanoe, Presidium Alumni 212 Gelar Aksi ke Komnas HAM - KOMPAS.com

Bela Hary Tanoe, Presidium Alumni 212 Gelar Aksi ke Komnas HAM - KOMPAS.com KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG CEO MNC Group, Hary Tanoesoedib...

Bela Hary Tanoe, Presidium Alumni 212 Gelar Aksi ke Komnas HAM - KOMPAS.com

CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai tersangka di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (7/7/2017). Hary Tanoesoedibjo dijerat dalam kasus dugaan ancaman melalui pesan singkat kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai tersangka di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (7/7/2017). Hary Tanoesoedibjo dijerat dalam kasus dugaan ancaman melalui pesan singkat kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presidium Alumni 212 menggelar aksi jalan kaki ke Komnas HAM untuk membela Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.

Hary Tanoe, ulama, dan aktivis yang saat ini tersandung kasus hukum dianggap sebagai kezaliman pemerintah dan patut dibela.

"Aksi long march kali ini jam 13.00," kata Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo kepada Kompas.com, Jumat (14/7/2017).

Hary, kata Idrus patut dibela karena dianggap sebagai korban kekuasaan. Hary ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri dalam dugaan ancaman melalui pesan singkat kepada Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto.

"Hari Tanoe adalah korban kriminalisasi juga, korban ketidakadilan dan kezaliman penguasa juga," ujar Idrus.

Baca: Kata Ahli Pidana soal Pasal yang Menjerat Hary Tanoe

Aksi membela Hary ini dimaknai Alumni 212 sebagai 'ladang' amal untuk membela kebaikan. Idrus mengakui meski memiliki kekurangan, Hary selama ini mendukung aksi 212 melalui siaran medianya di MNC Group.

Idrus mengatakan, dengan membela Hary bukan berarti mendukung langkah politiknya.

"Di samping itu kita tidak bisa melarang dia untuk mencalonkan diri sebagai presiden di kemudian hari karena aturan di negeri kita ini memang tidak melarang hal itu," ujar Idrus.

Jika nanti Hary mencalonkan diri sebagai presiden, Idrus mengatakan tidak akan mendukungnya. Ia mengatakan Hary perlu ditolak sebagai presiden.

"Insya Allah Presidium Alumni 212 berada di garis terdepan untuk memberikan perlawanan seperti perlawanan kita kepada Ahok dalam Pilkada Jakarta," ujar Idrus.

Baca: Sidang Praperadilan Hary Tanoe, Saksi Ahli Sebut Polri Berhak Tangani Kasus ITE

Kompas TV Hary Tanoe Ajukan Gugatan Praperadilan Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Hary Tanoe Tersangka

Berita Terkait

Sidang Praperadilan Hary Tanoe, Saksi Ahli Sebut Polri Berhak Tangani Kasus ITE

Ahli Pidana Nilai Terlambatnya SPDP Tidak Gugurkan Penyidikan Hary Tanoe

Kubu Hary Tanoe Hadirkan Bukti Wawancara Jaksa Yulianto di Televisi

Kata Ahli Pidana soal Pasal yang Menjerat Hary Tanoe

Terlambatnya Pemberitahuan SPDP pada Kasus Hary Tanoe Dinilai Pelanggaran

Terkini Lainnya

Bantah Teribat Suap Auditor BPK, Menteri Desa Siap Dikonfrontasi

Bantah Teribat Suap Auditor BPK, Menteri Desa Siap Dikonfrontasi

Nasional 14/07/2017, 14:47 WIB Tabrakan dengan Truk, Bus Medali Mas Melaju 80 Km Per Jam di Tikungan

Tabrakan dengan Truk, Bus Medali Mas Melaju 80 Km Per Jam di Tikungan

Regional 14/07/2017, 14:46 WIB PAN: Kami Tetap Berkomitmen dengan Koalisi

PAN: Kami Tetap Berkomitmen dengan Koalisi

Na sional 14/07/2017, 14:40 WIB Terima Ancaman, Semua Gereja di Mesir Tunda Kegiatan Keagamaan

Terima Ancaman, Semua Gereja di Mesir Tunda Kegiatan Keagamaan

Internasional 14/07/2017, 14:39 WIB Polisi Periksa 1 WNI Terkait Penyelundupan Sabu 1 Ton dari China

Polisi Periksa 1 WNI Terkait Penyelundupan Sabu 1 Ton dari China

Megapolitan 14/07/2017, 14:39 WIB Empat Penyelundup 1 Ton Sabu dari China Sudah Tertangkap

Empat Penyelundup 1 Ton Sabu dari China Sudah Tertangkap

Regional 14/07/2017, 14:35 WIB 'Amor Fati', Cintai Takdirmu, Bukan Pasrah....

"Amor Fati", Cintai Takdirmu, Bukan Pasrah....

Edukasi 14/07/2017, 14:33 WIB Hampir Tiap Tahun Wisatawan Asing Hilang di Perairan Gili Lawa

Hampir Tiap Tahun Wisatawan Asing Hilang di Perairan Gili Lawa

Regional 14/07/2017, 14:31 WIB Malam Ini, Pasokan Air Palyja Kembali Normal secara Bertahap

Malam Ini, Pasokan Air Palyja Kembali Normal secara Bertahap

Megapolitan 14/07/2017, 14:31 WIB Buron Penyelundup 1 Ton Sabu Sempat Berhentikan Bus Pariwisata di Cilegon

Buron Penyelundup 1 Ton Sabu Sempat Berhentikan Bus Pariwisata di Cilegon

Megapolitan 14/07/2017, 14:31 WIB Polisi Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Sapi Rp 14,5 Miliar di Lhokseumawe

Polisi Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Sapi Rp 14,5 Miliar di Lhokseumawe

Regional 14/07/2017, 14:20 WIB Djarot Ingin Nama Simpang Susun Semanggi Sesuai Rencana Ahok

Djarot Ingin Nama Simpang Susun Semanggi Sesuai Rencana Ahok

Megapolitan 14/07/2017, 14:12 WIB Pasar Glodok Sepi Ditinggal Pembeli, Bangunan Tidak Terawat

Pasar Glodok Sepi Ditinggal Pembeli, Bangunan Tidak Terawat

Megapolitan 14/07/2017, 14:03 WIB Bela Hary Tanoe, Presidium Alumni 212 Gelar Aksi ke Komnas HAM

Bela Hary Tanoe, Presidium Alumni 212 Gelar Aksi ke Komnas HAM

Megapolitan 14/07/2017, 14:00 WIB Politisi Golkar Nilai Partai Pemerintah Harus Punya Kesatuan Langkah

Politisi Golkar Nilai Partai Pemerintah Harus Punya Kesatuan Langkah

Nasional 14/07/2017, 13:5 8 WIB Load MoreSumber: Google News

Tidak ada komentar

Latest Articles