Hanya Ibu Kota Pindah ke Luar Jawa, Pusat Bisnis Tetap di DKI - Detikcom Foto: Dikhy Sasra ...
Foto: Dikhy Sasra Jakarta - Pemerintah sedang mengkaji pemindahan ibu kota ke luar Jakarta. Proses kajian saat ini sedang berlangsung di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, menjelaskan pemindahan hanya diikuti peralihan perangkat pemerintah ke ibu kota baru, sedangkan pusat bisnis, keuangan hingga perdagangan tetap di Jakarta.
"Problemnya kalau kita ingin memecah, enggak bisa pusat perdagangan pindah deh ke Palembang, atau pusat keuangan pindah ke Surabaya, karena ini bisnis. Bisnis itu tidak bisa diperintah, tidak bisa diatur pindah seketika, malah melawan market mechanism, malah bisa kolaps industrinya. Yang bisa dikontrol dan punya kontribusi besar itu adalah pemerintahan," kata Bambang di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/7/2017).
Tingginya perputaran ekonomi di DKI J akarta juga menjadi salah satu alasan pusat bisnis tak ikut pindah. Ekonomi DKI Jakarta berkontribusi 18% terhadap produk domestik bruto (PDB), dan jika digabungkan sebagai Jabodetabek menjadi sebesar 25% terhadap PDB.
Bambang menambahkan, calon ibu kota baru adalah kota-kota yang berada di luar pulau Jawa. Tujuannya, agar pemerataan ekonomi dapat direalisasikan. Sebab, jika terus bertumbuh kepada Jakarta, maka pemerataan akan terhambat. (hns/hns)
Sumber: Google News Bisnis
Tidak ada komentar