Page Nav

HIDE

Pages

Breaking News:

latest

Ads Place

RUU Pemilu Alot di DPR, Istana Minta Parpol Berpikir Jangka Panjang - KOMPAS.com

RUU Pemilu Alot di DPR, Istana Minta Parpol Berpikir Jangka Panjang - KOMPAS.com Fabian Januarius Kuwado Sekretaris Kabinet Pramono Anung. ...

RUU Pemilu Alot di DPR, Istana Minta Parpol Berpikir Jangka Panjang - KOMPAS.com

Sekretaris Kabinet Pramono Anung.Fabian Januarius Kuwado Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

BOGOR, KOMPAS.com - Sekretaris Kabinet Pramono Anung melihat, tarik menarik dalam pembahasan RUU Pemilu di Dewan Perwakilan Rakyat RI disebabkan banyak partai politik yang memiliki kepentingan jangka pendek.

"Kalau dilihat dari tarik menarik yang ada, ini kan semua masih menjadi kepentingan jangka pendek," ujar Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/7/2017).

Maka, tidak heran jika hingga saat ini, DPR RI tak kunjung mengesahkan RUU Pemilu tersebut. Pramono mengingatkan, jika RUU Pemilu tak segera disahkan, pemerintah ke depan akan habis energinya. Sebab, setiap akan menghadapi pemilihan umum, pemerintah harus selalu merevisi undang-undang tersebut.

"Energi kita habis untuk hal tersebut," ujar politikus PDI Perjuangan itu.

(Baca: RUU Pemilu Masih Buntu, Pemerintah Tetap Buka Opsi Pakai UU Lama)

"Jadi kita semua perlu memikirkan untuk kepentingan jangka panjang. Sudah waktunya membangun sebuah sistem konstitusi yang lebih baik untuk keperluan jangka panjang," lanjut dia.

Meski demikian, Pramono tidak mau menganggap pembahasan RUU Pemilu ini disebut terlambat.

Menurut dia, pembahasan RUU Pemilu hanya mundur dari waktu yang telah ditargetkan. Namun, ia meyakini masih ada waktu agar RUU itu segera disahkan. Pramono juga memastikan, Presiden Jokowi memantau terus perjalanan pembahasan RUU Pemilu ini.

"Presiden memantau dan ada harapannya d alam hal hal RUU Pemilu ini lebih mengedepankan kepentingan bangsa jangka panjang, bukan semata-mata kepentingan politik jangka pendek," ujar Pramono.

(Baca: Anggaran Pemilu Tidak Jelas karena Tarik Ulur Pembahasan RUU Pemilu)

Diberitakan, meski RUU Pemilu dinyatakan selesai dibahas, namun DPR RI masih menyisakan lima isu krusial. Kelima isu itu akan diputuskan pada Rapat Paripurna pada 20 Juli 2017 mendatang.

Kelima isu krusial tersebut, yakni ambang batas pencalonan presiden, ambang batas parlemen, sistem pemilu, sebaran kursi perdaerah pemilihan, dan metode konversi suara.

Saat ini, Pansus telah menyiapkan lima paket opsi untuk dipilih agar segera bisa diputuskan pada Rapat Paripurna. Keputusan bisa diambil dengan cara musyawarah mufakat atau voting.

Kompas TV Pansus RUU Pemilu Bahas 5 Isu Krusial yang Buntu Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Revisi UU Pemilu

Berita Terkait

KPU: Pembahasan RUU Pemilu Molor, yang Rugi Partai Politik Sendiri

Pengambilan Keputusan Tingkat I RUU Pemilu Ditunda Kamis

Menurut Lukman Edy, Semua Pihak Berkomitmen Selesaikan RUU Pemilu

Lobi Gagal, 5 Isu Krusial RUU Pemilu Diputuskan pada Rapat Paripurna 20 Juli

Peta Dukungan Parpol terhadap RUU Pemilu

Terkini Lainnya

BNN: Masih Ada Jaringan Narkoba yang Lebih Besar dan Masih Lolos

BNN: Masih Ada Jaringan Narkoba yang Lebih Besar dan Masih Lolos

Nasional 14/07/2017, 15:15 WIB Pansus Hak Angket KPK Diminta Buat Pernyataan Tak Terlibat Korupsi

Pansus Hak Angket KPK Diminta Buat Pernyataan Tak Terlibat Korupsi

Nasional 14/07/2017, 15:14 WIB Jaring Apolo, Inovasi Azis untuk Ganti Cantrang dengan Alat yang Efektif dan Ramah Lingkungan

Jaring Apolo, Inovasi Azis untuk Ganti Cantrang dengan Alat yang Efektif dan Ramah Lingkungan

Regional 14/07/2017, 15:11 WIB Truk Terbalik, 3.700 Kilogram Belut Tumpah di Jalanan

Truk Terbalik, 3.700 Kilogram Belut Tumpah di Jalanan

Internasional 14/07/2017, 15:10 WIB Viral, Video Ular Piton Digantung Terbalik karena Disangka Mangsa Manusia

Viral, Video Ular Piton Digantung Terbalik karena Disangka Mangsa Manusia

Regional 14/07/2017, 15:08 WIB Dua Bocah Korban Ledakan Mortir Dibawa ke RSUD Dobo

Dua Bocah Korban Ledakan Mortir Dibawa ke RSUD Dobo

Regional 14/07/2017, 15:07 WIB Aturan Penodaan Agama di Perppu Ormas Dikhawatirkan Jadi Pasal Karet

Aturan Penodaan Agama di Perppu Ormas Dikhawatirkan Jadi Pasal Karet

Nasional 14/07/2017, 15:05 WIB RUU Pemilu Alot di DPR, Istana Minta Parpol Berpikir Jangka Panjang

RUU Pemilu Alot di DPR, Istana Minta Parpol Berpikir Jangka Panjang

Nasional 14/07/2017, 14:57 WIB Mortir Meledak di Aru, Seorang Nenek Tewas, Dua Cucunya terluka

Mortir Meledak di Aru, Seorang Nenek Tewas, Dua Cucunya terluka

Regional 14/07/2017, 14:56 WIB Pengumuman Penerimaan Siswa untuk Bangku Kosong SMPN 1 Diundur Sabtu

Pengumuman Penerimaan Siswa untuk Bangku Kosong SMPN 1 Diundur Sabtu

Megapolitan 14/07/2017, 14:55 WIB Perlintasan Kereta di Kebon Singkong Akan Ditutup Permanen

Perlintasan Kereta di Kebon Singkong Akan Ditutup Permanen

Megapolitan 14/07/2017, 14:54 WIB Pemprov DKI Akan Rayakan HUT RI dengan Meriah dan Penuh Acara Budaya

Pemprov DKI Akan Rayakan HUT RI dengan Meriah dan Penuh Acara Budaya

Megapolitan 14/07/2017, 14:54 WIB MK Segera Putuskan Uji Materi soal Cuti Petahana yang Diajukan Ahok

MK Segera Putuskan Uji Materi soal Cuti Petahana yang Diajukan Ahok

Nasional 14/07/2017, 14:53 WIB Rekonstruksi Marawi, Arsitek Dunia Asal Filipina Beri Bantuan Gratis

Rekonstruksi Marawi, Arsitek Dunia Asal Filipina Beri Bantuan Gratis

Internasional 14/07/2017, 14:50 WIB Bantah Teribat Suap Auditor BPK, Menteri Desa Siap Dikonfrontasi

Bantah Teribat Suap Auditor BPK, Menteri Desa Siap Dikonfrontasi

Nasional 14/07/2017, 14:47 WIB Load MoreSumber: Google News DPR

Tidak ada komentar

Latest Articles