Walkot Serang Sebut Butuh Rp 200 M Tata Cagar Budaya Banten ... - Detikcom (Siaran Pers) (Pendaftaran) Rabu 12 Juli 2017, 15:44 WIB Walko...
Rabu 12 Juli 2017, 15:44 WIB Walkot Serang Sebut Butuh Rp 200 M Tata Cagar Budaya Banten Lama Bahtiar Rifa'i - detikNews
Foto: Cagar Budaya Banten Lama Tak Terurus (Bahtiar-detikcom) Serang - Wali Kota Serang Tubagus Haerul Jaman mengatakan butuh kurang lebih Rp 200 miliar untuk menata kawasan cagar budaya Banten Lama. Kebutuhan ini diperlukan mulai dari penataan, pembebasan lahan, relokasi pedagang kaki lima sampai pembukaan ruang terbuka hijau.Menurutnya, jumlah anggaran untuk mengelola dan menata ulang cagar budaya Banten Lama disampai kan dalam rapat bersama Gubernur Banten Wahidin Halim pada hari ini Rabu (12/7/2017) di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Jumlah tersebut adalah gambaran dari pihak pemerintah kota sebagai pengelola Banten Lama.
"Jauh sebelumnya terkait penataan, kita sudah memprioritaskan poin mana yang harus ditata dan dibangun, perkiraan Rp 200 miliar," kata Jaman kepada wartawan.
Sebagai pengelola lama, ia juga tidak keberatan ada kerjasama dengan pihak pemerintah provinsi dan Kabupaten Serang dalam menata kawasan di sana. Desain lama yang dipersiapkan Kota Serang juga akan dipadukan dengan milik provinsi.
"Kita sudah sepakat untuk revitalisasi menata Bantan Lama memelihara dan membangun, yang mana yang akan ditangani oleh provinsi dan oleh Kota Serang yang mana," katanya lagi.
Dikonfirmasi terpisah, Gubernur Wahidin Halim mengatakan, tahapan pertama penataan kawasan cagar budaya Banten Lama akan diawali dengan perjanjian bersama antara pemeri ntah provinsi dan Kota Serang serta dzuriyat kesultanan Banten. Kesepakatan akan dilakukan pada tanggal 22 Juli 2017 nanti.
"Yang pasti sudah ada kesepakatan maupun dzuriyat setuju untuk penataan buat kesepakatan pembangunan bersama," katanya singkat.
Kawasan Banten Lama merupakan kawasan cagar budaya berupa pusat kesultanan Islam Banten pada abad ke-16. Di sana, ada berbagai cagar budaya yang dilindungi namun tak terurus dan banyak pedagang kaki lima. Beberapa situs cagar budaya adalah Keraton Kaibon, Keraton Surosowan, Masjid Agung Banten dan Benteng Speelwijk.
(bri/erd)Sumber: Google News Budaya
Tidak ada komentar