Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Pages

Responsive Ad

Verifikasi Parpol, Ketua KPU dan Bawaslu Pilih Naik Motor

Verifikasi Parpol, Ketua KPU dan Bawaslu Pilih Naik Motor Verifikasi Parpol, Ketua KPU dan Bawaslu Pilih Naik Motor Ketua KPU RI, Arief B...

Verifikasi Parpol, Ketua KPU dan Bawaslu Pilih Naik Motor

Verifikasi Parpol, Ketua KPU dan Bawaslu Pilih Naik Motor

Ketua KPU RI, Arief Budiman dan Ketua Bawaslu RI, Abhan terlihat berada di belakang polisi pengawal yang mengendarai motor besar.

Verifikasi Parpol, Ketua KPU dan Bawaslu Pilih Naik MotorTribunnews.com/AmriyonoKetua KPU dan Bawaslu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua KPU RI, Arief Budiman dan Ketua Bawaslu RI, Abhan terlihat berada di belakang polisi pengawal yang mengendarai motor besar.

Memakai helm dan jaket, Arief dan Abhan turun di kantor DPP Partai Bulan Bintang untuk melihat jalannya verifikasi faktual.

Tidak hanya di DPP PBB, keduanya juga terlihat hadir di Kantor DPP Hanura yang sedang diver ifikasi oleh dua Komisioner KPU, Hasyim Asyari dan Evi Novida serta Pimpinan Bawaslu RI, Afifudin.

Baca: Hasto Akui PDIP Terlalu Asyik Urus Soal Kekuasaan

Arief mengaku pilihannya untuk menaiki motor bukanlah tanpa alasan. Kata Aref, dirinya dan ketua Bawaslu harus hadir di semua partai politik yang sedang melakukan tahap verifikasi.

"Kalau yang lain kan ada dibagi per tim, kalau saya dengan Mas Abhan kan harus hadir di semua partai," katanya di Jakarta, Minggu (28/1)

Setidaknya lima lokasi kantor pusat partai harus disambangi olehnya. Kemacetan Jakarta, yang mengharuskan dirinya menaiki motor polisi pengawal dan meninggalkan mobil dinasnya di kantor KPU RI.

Sementara pada Senin (29/1) dia harus hadir di tujuh kantor pusat partai politik yang jaraknya berjauhan. Seperti Golkar yang ada di Jakarta Barat, PKB di Jakarta Pusat, Gerindra, PDI Perjuangan dan PKS di Jakarta Selatan, serta kembali ke PPP dan PKPI yang ada di Jak arta Pusat.

Meski, sudah ada pembagian waktu, dirinya masih merasa akan lebih efektif mengejar mengendarai motor dibandingkan dengan mobil dinas.

Bahkan, dia sempat berseloroh ingin naik motor maticnya sendiri.

"Tadinya, mau pakai motor sendiri. Soalnya motor patwal kan besar, jadi tidak bisa meliuk-liuk. Kalau saya naik motor sendiri, bisa lebih cepat jalannya. He-he-he," ucapnya seraya tertawa.

Diketahui, KPU sudah sudah menentukan jadwal untuk 12 partai yang akan diverifikasi sejak 28-30 Januari 2018. Komisioner KPU dibagi dalam tiga kelompok didampingi pimpinan Bawaslu dan tim verifikator.

Partai-partai yang diverifikasi harus memenuhi tiga aspek dalam verifikasi, yakni, keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen, kepengurusan inti dan domisili kantor.(ryo)

Penulis: Amriyono Prakoso Editor: Malvyandie Haryadi Ikuti kami di VIDEO: Dengar Pidato Jokowi, Anggota DPR Pakistan sampai Pukul-pukul Meja Sumber: Google News Parpol

Reponsive Ads